RSS

Mengapa Harus Remaja

09 Mei

Indonesia telah dimasuki beragam budaya barat. Budaya orang kafir yang banyak ditiru oleh remaja atau pemuda Indonesia. Budaya barat telah memberikan pengaruh yang sangat besar dalam perubahan tingkah laku dan pola pikir remaja muslim saat ini, yang pengaruh tersebut lebih mengarah pada nilai-nilai negatif. Adanya audisi Indonesia Idol, MamaMia, Putri Indonesia, dan audisi yang lainnya yang tentunya diikuti oleh ribuan remaja,. Tidak hanya itu, acara-acara ditelevisi yang mayoritasnya adalah remaja seperti Marshanda, Asmiranda, dan sederet artis-artis remaja yang lainnya. Menimbulkan sebuah pertanyaan besar, “Mengapa Harus Remaja?”. Yuk… kita cari jawabannya.

Remaja adalah masa dimana banyak mengalami perubahan, atau masa pubertas. Masa dimana sedang mencari jati dirinya, dan merupakan generasi muda yang akan menjadi harapan bangsa dan umat, karena masa depan bangsa ada ditangan para generasi mudanya. Indonesia tidak hanya mengalami krisis moneter, krisis keuangan, bahan pokok kehidupan tetapi juga mengalami krisis moral dan akhlak. Pengaruh budaya barat yang masuk telah mempengaruhi moral remaja indonesia. Selain itu perkembangan tekhnologi yang semakin modern juga akan membentuk moral pemuda islam. Tetapi bukan salah perkembangan teknologi yang semakin maju, yang harus disalahkan adalah isinya yang dapat menghancurkan moral dan pemikiran remaja. Jadilah kondisi pemuda saat ini, krisis moral,narkoba,pacaran, dan mngekor budaya barat. Masih ingatkah kita, sabda Nabi Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk diantara mereka”( HR Ahmad). Selain itu ALLOH berfirman :”Orang-orang yahudi dan nashrani tidak akan ridha hingga kita mengikuti agama mereka”( QS Al-Baqarah:120)

Itulah yang dilakukan mereka kepada pemuda islam agar jauh dari agama dan tidak lagi mengenal Rabbnya. Mereka menyuguhi kita dengan acara-acara yang menyesatkan remaja kedalam jurang kemaksiatan. Kita lihat kenyataannya, acara tersebut selalu disajikan pada waktu adzan maghrib hingga seterusnya, sehingga kita lupa untuk shalat karena asyik menonton televisi. Mengapa demikian? Karena yahudi mengetahui bahwa pemuda dan remaja islam mempunyai pengaruh yang besar bagi masa depan bangsa dan umat islam. Hasan Al-Banna pernah mengatakanSejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuataannya, dalam setiap fikroh pemauda adalah pengibar panji-panjinya”.

Itulah sebabnya mengapa remaja harus menjadi korban dari serangan pemikiran asing yang sangat kuat. Yahudi berusaha memisahkan peran agama dari kehidupan remaja, bahkan seorang pemimpin imperialis kafir pernah berkata,Minuman keras dan music lebih mampu menghancurkan umat Muhammad daripada 1000 meriam oleh karena itu tanamkanlah dalam hati mereka rasa cinta terhadap materi dan seks” sehingga remaja atau generasi saat ini menjadi generasi yang lemah yang lebih mengikuti hawa nafsunya dan lupa kepada Rabbnya. Hal ini telah ALLOH singgung dalam Al-Qur’an Maka datanglah setelah mereka generasi yang lemah, yang meninggalkan shalat dan mengikuti hawa nafsu( syahwat) maka mereka menemukan jalan yang kesesatan”( QS Maryam:59). Selain membidik remaja agar jauh dari agama, juga menjadikan remaja sebagai ajang bisnis para kapitalisme dan produser film.

Sinetron dan acara yang bertemakan percintaan, pacaran, cerita-cerita yang tidak realistis serta dimainkan oleh remaja, lebih diminati dan banyak dilirik remaja daripada sinetron yang bertemakan pendidikan. Coba deh kita lihat ditelevisi saat ini, ada tidak sinetron yang seluruh isinya tentang pendidikan atau tentang Islam secara keseluruhan hingga tingkah lakunya sesuai dengan Islam yang benar? Tentu tidak ada! Karena jika dibuat demikian, para produser film akan rugi besar. Bagi para produser yang  penting meguntungkan mereka secara materi tanpa memikirkan apakah halal atau haram, merusak moral atau tidak, bagi mereka uang adalah segalanya. Trus bagaimana solusinya, agar para remaja tidak terus-menerus menjadi korban para kapitalisme dan orang-orang kafir.

Pertama, Kesadaran diri kita sendiri, bahwa ini adalah misi dari yahudi untuk menjauhkan kita dari agama Islam. Dan karena lemahnya iman dan ketaqwaan kita itu memudahkan serangan pemikiran asing untuk mempengaruhi jiwa para generasi muda. Maka kita tingkatkan kualitas iman, dan ingat kita tidak selamanya hidup didunia ini. Kedua, Kesadaran dan kepedulian pemerintah, masyarakat dan orang tua terhadap generasi muda, karena ketidakpedulian mereka terhadap permasalahan ini akan menjadi langkah ampuh untuk menghancurkan masa depan bangsa dan umat yang ada ditangan generasi mudanya. Ketidakpedulian mereka selama inilah yang menjadi penyebab negeri indonesia ini terus dilanda krisis moralitas dan berbagai musibah alam yang tak kunjung selesai. Ketiga, kita harus mengingat dan kembali kepada  ALLOH, selama ini kita sudah jauh darinya bahkan kita sudah lupa kepada-Nya. Kepada ALLOH yang telah memberi kita nafas, nikmat dan berbagai karunia yang melimpah di alam ini. kita sudah seringkali mendapat teguran dari ALLOH dengan adanya musibah, ayolah kita sadar dengan semua ini.

Itu hanya sebagian dari solusi agar kita para generasi muda tidak terus-menerus menjadi korban para kapitalisme dan orang kafir. Kita harus bangkit untuk memperbaiki masa depan bangsa dan umat Islam. Karena kualitas kita sebagai generasi muda Islam yang akan menjadi cerminan masa depan bangsa dan umat.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Mei 2010 in Muda Mudi

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: