RSS

Ukhti, Apakah Engkau Menginginkan Kebahagiaan

01 Mei

Oleh: Syaikh Ali Bin Abdul Khaliq al-Qorny

Ukhti (Saudariku) Muslimah,

Sesungguhnya kebahagiaan itu semuanya ada dalam ketaatan kepada

Allah . Kebahagiaan seluruhnya ada di dalam meniti di atas manhaj

(jalan) Allah dan di jalan Rasulullah, Allah berfirman:

Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab: 71)

Sesungguhnya kesengsaraan (kemalangan) seluruhnya ada dalam

kemaksiatan kepada Allah dan kebinasaan seluruhnya ada pada selain

manhaj Allah dan Rasul-Nya, Allah berfirman:

Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata. (Al-Ahzab: 36)

Saudariku Muslimah,

Allah telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat

kedudukanmu. Tidak ada ajaran manapun yang lebih tinggi mengangkat

derajat wanita selain ajaran Islam. Bahkan Allah banyak menurunkan

hukum-hukum yang khusus berkenaan dengan masalah wanita di dalam

kitab-Nya yang mulia. Sedangkan sebelum Islam, wanita dijadikan barang

dagangan yang murah dan hina, bagaikan perhiasan yang tidak ada

nilainya. Hina di mata walinya, hina di mata keluarganya, serta dihina kan

oleh masyarakat. Oleh karena itu terkadang ia diperlakukan seperti

binatang, bahkan perlakuan mereka terhadap binatang lebih baik daripada

memperlakukan wanita.

Sesungguhnya engkau, wahai saudariku muslimah, tidak akan

mendapatkan kemuliaan kecuali dalam agama ini, maka berpegang

teguhlah (dalam agama ini) dan dengarkanlah firman Allah yang telah

menceritakan kisah orang terdahulu, mestilah engkau selalu

mengingatnya agar engkau memuji Allah atas kenikmatan yang engkau

dapatkan.

Allah berfirman:

Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memelihara dengan menanggung kehinaan, ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (An-Nahl: 58-59)

Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya musuh-musuhmu banyak sekali, dan sesungguhnya orang

yang ingin me manfaatkanmu dalam upaya meruntuhkan agama, rasa

malu dan keutamaan banyak sekali, dan boleh jadi mereka itu dari

kalangan kita sendiri.

Salah seorang dari mereka (musuh-musuh Islam) berkata: “Tidaklah

keadaan negeri Timur menjadi makmur melainkan apabila seorang

pemudi melepaskan hijabnya dan membenamkan (menguburkan) Al-

Qur’an dengannya!”. Sesungguhnya dengan hal itu mereka ingin

mengeluarkanmu menuju kesengsaraan dan kebinasaan, mereka

mengajakmu menuju neraka Jahanam. Maka jika engkau menyambut

mereka, mereka akan melemparkanmu ke dalamnya. Mereka ingin agar

engkau menjadi wanita durhaka, yang berbuat fasiq dan membuka aurat.

Mereka berusaha menggiringmu. Mereka menunggumu dengan sangat

sabar agar engkau melepaskan abaya (pakaian muslimah) serta

melepaskan hijab dengan segala konsekuensinya, yaitu melepaskan

keimanan, rasa malu dan kesucian, kemudian engkau akan meninggalkan

kewajiban-kewajiban lain nya. Pada saat itu, perbuatanmu tersebut

menyenangkan mereka (para musuh), mereka mempermainkanmu

seperti anak-anak bermain dengan bola, dan mereka mempermainkanmu

seperti anjing-anjing bermain-main dengan bangkai, semoga Allah

menjagamu dari mereka.

Saudariku Muslimah,

Buatlah mereka menjadi marah, dengan tidak memperhatikan mereka

dan tidak mendengar kan mereka, buatlah mereka menjadi bersedih

dengan keteguhanmu berpegang pada agama mu, dengan menjaga rasa

malumu dan beriltizam (berpegang teguh) dengan hijabmu.

Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya sebagian wanita meggambar kan bahwa sufur adalah

membuka muka wanita saja, tidak…tidak ini saja. Sesungguhnya

termasuk sufur adalah pakaian yang ketat, yang pendek dan yang tipis.

Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai wangi-wangian ketika

keluar menuju tempat-tempat yang di dalamnya ada laki-laki.

Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai pantalon (celana

panjang). Apakah engkau tidak mendengar sabda Nabi :

Dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya…

(dan beliau menyebutkan): Para wanita yang memakai pakaian tetapi

telanjang, mereka menyimpang dari jalan yang benar dan

memperlihatkan kejelekan mereka kepada orang lain, kepala mereka

seperti punuk unta yang miring mereka tidak akan memasuki surga, dan

mereka tidak akan mendapatkan bau surga, sesungguhnya bau surga

tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian. (HR. Muslim).

Para ulama berkata: makna para wanita yang memakai pakaian tetapi

telanjang adalah bahwa mereka memakai pakaian akan tetapi pakaianpakaian

itu ketat, tipis atau tidak menutup seluruh badan.

Saudariku Muslimah,

Agamamu adalah bentengmu yang amat kokoh, (untuk) memelihara

kesucian, rasa malumu dan kemuliaanmu. Agamamu memerintahkanmu

untuk berhijab dan memiliki rasa malu. Kapan saja engkau meninggalkan

perintah ini, maka engkau akan ditimpa adzab Allah di akhirat sedangkan

di dunia engkau menjadi mangsa serigala-serigala manusia yang ingin

mencuri kesucianmu agar engkau merasakan kesusahan (kesedihan)

sepanjang hidup. Akan tetapi sebagian akhwat -semoga Allah memberikan

hidayah kepada mereka- telah mendengar seruan serigala-serigala itu,

tetapi malah bekerja untuk mereka.

Saudariku Muslimah,

Takutlah engkau kepada Allah dan laksanakanlah tugas-tugas yang Dia

wajibkan kepadamu. Apabila hatimu mengeras maka ingatlah bencana

yang telah menimpa orang lain. Engkau tidak tahu kapan bencana itu

akan datang kepadamu, sesungguhnya itu adalah maut yang pasti terjadi.

Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya

pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa

dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia

telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan

yang memperdayakan. (Ali-Imran: 185)

Ingatlah wahai wanita hamba Allah, pada hari di mana engkau diletakkan

dalam kuburan, dalam lubang yang gelap dan sepi itu. Ingatlah ketika

sangkakala ditiup dan engkau dikumpulkan bersama para makhluk dalam

keadaan tidak memakai alas kaki, telanjang dan kebingungan. Matahari

benar-benar akan dekat darimu kurang lebih satu mil, dan engkau akan

dipanggil dengan namamu diantara para makhluk untuk dihisab.

Bagaimana keadaanmu ketika itu wahai hamba Allah Di mana

persiapanmu wahai wanita yang lalai Apakah mode-mode pakaian akan

bermanfaat ketika itu Apakah lagu, sinetron, film dan majalah-majalah

(yang merusak) akan bermanfaat Apakah barang-barang permata akan bermanfaat

Tidak demi Allah, hal itu tidak akan memberikan manfaat sedikitpun

selamanya. Yang bermanfaat hanyalah kebaikan-kebaikan, dan amal-amal

shalih, setelah mendapatkan rahmat dari Rabb bumi dan langit.

Ingatlah, bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang bercampur baur

dengan laki-laki. Bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang keluar

(rumah) dalam keadaan memakai wangi-wangian menuju pasar-pasar

dan jalan-jalan.

Bertaqwalah kepada Allah wahai engkau yang

menawarkan dirimu untuk berkhalwat (menyendiri) dengan laki-laki asing.

Tidaklah seorang laki-laki bersepi-sepi (berduaan) dengan seorang wanita

melainkan setan menjadi orang yang ketiga (diantara) keduanya.

Bertaqwalah kepada Allah wahai engaku yang mendidik anak-anakmu

dengan pendidikan yang tidak baik/ benar. Engkau tidak mengingatkan

mereka dengan ketaatan kepada Allah, tidak menasehati mereka dan

tidak menunjukkan mereka pada apa-apa yang dapat memberikan

manfaat di dunia dan di akhirat. Bertaqwalah kepada Allah dan jagalah

dirimu dari menjadi barang mainan orang-orang yang lemah iman.

Bertaqwalah kepada Allah dan kembalilah pada petunjuk sebelum datang

suatu hari yang pada hari itu hati-hati dan pandangan-pandangan (mata)

dibalikkan. Ketahuilah bahwa adzab Allah sangat keras, dan

sesungguhnya engkau -demi Allah- tidak akan kuat merasakan adzab

neraka.

Sesungguhnya gunung-gunung jika dilewatkan pada neraka maka dia

akan meleleh karena kuatnya panas neraka. Maka dimana engkau wanita

yang lemah dibandingkan dengan gunung-gunung yang perkasa dan

kokoh Sesungguhnya engkau mampu bersabar atas rasa lapar dan hau,

dan engkau mampu bersabar atas bahaya. Akan tetapi demi Allah yang

tidak ada ilah (sesembahan) selain Dia, tidak ada kesabaran bagimu

terhadap neraka. Ingatlah, mka selamatkanlah dirimu dari neraka

sebelum terlambat. Ketahuilah bahwa dunia ini pasti akan berlalu dan

akhirat adalah tempat yang kekal.

Semoga Allah memberimu taufiq kepada apa-apa yang dicintai dan

diridhai oleh-Nya, dan semoga Allah memberikan manfaat kepadamu dari

apa-apa yang engkau dengar dan engkau baca, dan semoga Allah

menjadikannya sebagai pendukung bagimu bukan sebagai bumerang

atasmu.

Semoga Allah memberikan shalawat dan salam kepada Nabi kita

Muhammad , keluarganya dan para sahabatnya seluruhnya.

sumber :  http://www.ummusalma.wordpress.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Mei 2010 in Mutiara Nasihat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: