RSS

Tak Kenal Maka Tak Sayang

02 Mei

Pernah denger istilah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”? Benar juga ya istilah tersebut, kita sayang sama teman atau sahabat dan mungkin pendamping hidup karena kita telah mengenal kepribadian dan sifat-sifatnya bahkan tanggal lahirnya kita mengetahui. Perkenalan dapat membuat kita sayang pada orang yang kita cintai.

Jika kita telah mengenal sosok berikut ini tentu kita akan terpesona melihat kepribadian dan keindahan akhlaknya yang mulia, kita akan mencintainya. Karena kita telah mengenal lebih dekat bagaimana kepribadiannya. Selain itu dapat menjadi contoh bagi kita karena keagungan budi pekertinya. Dia adalah Nabi Muhammad saw, seorang Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah SWT.

Muhammad bin Abdullah itulah nama beliau, sejak kecil Allah telah menjaganya dari segala perilaku buruk dan terpelihara dari dosa. Allah telah membelah dadanya dan mengeluarkan segala bentuk sifat tercela, dengki,pemarah dan sifat buruk lainya. Sehingga beliau selalu bersifat pemurah, sabar dan lainnya. Diusia remajanya beliau menjadi rahmat bagi remaja seusia beliau, tak hanya remaja tapi juga kepada seluruh umat manusia, karena beliau diutus untuk rahmat bagi alam semesta. “ Dan tiadalah kami mengutus kamu melainkan untuk menjadi rahmat bagi alam semesta” (QS Al-Anbiya: 107). Sifat pemberaninya sangat luar biasa, pemurahnya lebih cepat dari tiupan angin yang kencang, apa yang diucapkan tidak lain adalah suatu kebenaran bukanlah berdasarkan hawa nafsunya. Karena Allah selalu menjaganya agar tidak terjerumus kedalam hawa nafsu, “Dan tiadalah yang diucapkannya itu(Al-Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya” (QS An-Najm:3). Apa yang diucapkan oleh Rasulullah adalah berdasarkan perintah Allah dan merupakan wahyu dari-Nya,”Ucapannya itu tiadalah lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya”( An-Najm:4). Begitu mulia akhlak Nabi Muhammad saw, para sahabat begitu mencintainya bahkan mereka rela berkorban demi keselamatan beliau.

Betapa banyak hinaan, cercaan yang dilakukan oleh musuhnya, mulai dari lemparan batu dan kotoran unta hingga beliau dikatakan sebagai orang gila ada juga yang mengatakan beliau penyihir. Namun Rasulullah hadapi semua itu dengan kesabaran yang sangat luar biasa, dan tidak pernah beliau membalasnya dengan perlakuan yang sama seperti yang dilakukan oleh musuh beliau. Beliau selalu memaafkan dan berdoa agar mereka mendapatkan petunjuk Allah. Berbagai rintangan dan tantangan beliau hadapi dengan kesabaran. Kesabarannya sungguh luar biasa, seperti orang yang sangat yakin bahwa pertolongan dan kemenangan akan berpihak padanya jika beliau bersabar, karena beliau percaya akan janji dan pahala yang akan diberikan Allah SWT, ini berdasarkan firman Allah,”Bersabarlah ( hai muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan”( QS An-Nahl:127). Berbagai tipu daya  dilakukan musuh dengan memberikan kepada Nabi jabatan, perhiasan dunia dan wanita cantik agar beliau menghentikan da’wahnya kepada seluruh lapisan masyarakat namun beliau menolaknya dan tetap dengan keteguhan hati menghadapi segala ujian tersebut. Sungguh luar biasa! Beliau benar-benar memiliki akhlak yang sempurna,”Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”(QS Al-Qalam:4).

Disamping sifat sabar Nabi Muhammad saw yang sangat luar biasa,dan tidak ada seorangpun yang mampu melewati berbagai macam musibah sebagaimana Nabi saw. Beliau juga seorang yang paling bertaqwa dan paling mengenal Allah Swt, “Sesungguhnya orang yang paling bertaqwa dan orang yang paling mengenal Allah adalah saya”( HR Bukhari dari aisyah).  Ini terlihat dari lamanya beliau melakukan shalat hingga kakinya bengkak,juga karena beliau sering berdoa kepada Allah memohon rahmat dan ampunan-Nya. Dalam doanya beliau selalu memulai dengan memuji Allah dan menghadap kiblat, tidak jarang beliau mengulang doanya tiga kali dan mengajarkan kepada umatnya agar selalu berdoa karena Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya. Menurut Allah orang yang tidak mau berdoa kepada Allah adalah orang yang sombong.” Dan Tuhanmu berfirman,’berdoalah kepada Ku niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembahKu akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina’ (Al-Mu’min:60).

Sungguh luar biasa,segala perilaku dan sifat-sifat beliau dapat dengan mudah untuk dijadikan teladan dan panutan bagi umatnya, karena berdasarkan firman-Nya, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah tauladan yang baik bagimu”(Al-Ahzab:21). Semoga kita dapat menjadikan beliau sebagai contoh, dan segala perilaku Nabi saw dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nabi Muhammad saw selain sebagai Nabi dan Rasul yang diutus Allah untuk mengajak umatnya kembali kepada mengesakan Allah dan juga untuk menyempurnakan akhlak, beliau juga seorang ayah dan suami yang sangat mencintai anak dan istrinya. Beliau juga seorang pemimpin yang sangat memperhatikan dan mencintai rakyatnya, beliau tidak gila kekuasaan dan jabatan namun beliau tetap dengan kesederhanaannya dan sifat tawadhu’ yang begitu luar biasa.

Umat Nabi Muhammad adalah umat terbaik,( QS Al-Imron:110). Beliau telah berhasil mengajak umat manusia untuk kembali kejalan yang benar setelah sebelumnya dalam keadaan kejahiliyaan. Dari sebelumnya kegelapan menuju cahaya terang benderang yaitu cahaya iman. Maka tidak sepantasnya jika beliau harus mendapatkan hinaan namun yang seharusnya adalah kita mencontoh beliau dan mengikuti sunnahnya, tetap menghormati sahabat dan keluarganya. Karena jika kita tidak menyukai sunnah beliau maka kita bukanlah termasuk umatnya,’ Siapa yang tidak suka dengan sunnahku,maka dia bukanlah termasuk golonganku’(HR Bukhari dan Muslim).

Setelah kita mengenal sosok dan kepribadian Nabi Muhammad saw, melihat bagaimana sempurna akhlak beliau yang Allah telah menjaganya dari dosa (ma’sum). Maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak mencintai dan menjadikan contoh tauladan kita. Karena siapapun yang telah mengetahui dan mengenal kepribadiannya maka akan mencintainya bahkan musuhpun segan kepadanya. Bagaimana dengan kita? Masih perlukah istilah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”?  jawabannya ada pada diri kita.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Mei 2010 in Dunia Remaja

 

One response to “Tak Kenal Maka Tak Sayang

  1. Haris Istanto

    2 Mei 2010 at 11:45 AM

    Posting yang menarik, salam kompak dan semoga sukses.
    Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru kami berjudul : “Wisata kepulau Bali”, serta artikel lain yang bermanfaat, dan tolong dikomentarin yaaa. Makasiiih.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: