RSS

Ciri-Ciri Orang Sok Tahu

28 Sep

‘Sok tahu’ pada dasarnya adalah “merasa sudah cukup berpengetahuan” padahal
sebenarnya kurang tahu. Mari kita mengambil hikmah dari Al-Qur’an. Ada
beberapa ciri ‘sok tahu’ yang bisa kita dapatkan bila kita menggunakan
perspektif tafsir surat al-‘Alaq.

1. Enggan Membaca

Ketika disuruh  Jibril, “Bacalah!”, Rasulullah Saw. menjawab, “Aku tidak
bisa membaca.” Lalu malaikat Jibril menyampaikan lima ayat pertama yang
memotivasi beliau untuk optimis. Adapun orang yang ‘sok tahu’ pesimis akan
kemampuannya. Sebelum berusaha semaksimal mungkin, ia lebih dulu berdalih,
“Ngapain baca-baca teori. Mahamin aja sulitnya minta ampun. Yang penting
prakteknya ‘kan?” Padahal, Allah pencipta kita itu Maha Pemurah. Ia
mengajarkan kepada kita apa saja yang tidak kita ketahui. Orang yg sok tahu
akan berkata “Ngapain baca-baca Qur’an lagi. Toh udah khatam 7 kali. Mending
buat kegiatan lain aja.”

2. Enggan Menulis

Orang yang sok tahu terlalu mengandalkan kemampuannya dalam mengingat-ingat
dan menghafal pengetahuan atau ilmu yang diperolehnya. Ia enggan mencatat.

“Ngerepotin,” katanya. Seolah-olah, otaknya adalah almari baja yang isinya
takkan hilang. Padahal, sifat lupa merupakan bagian dari ciri manusia. Orang
yang sok tahu enggan mencatat setiap membaca, menyimak khutbah, kuliah,
ceramah, dan sebagainya.

3. Membanggakan Keluasan Pengetahuan

Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya dengan memamerkan betapa ia
banyak membaca, banyak menulis, banyak mendengar, banyak berceramah, dan
sebagainya tanpa menyadari bahwa pengetahuan yang ia peroleh itu semuanya
berasal dari Allah. Ia mengira, prestasi yang berupa luasnya pengetahuannya
ia peroleh berkat kerja kerasnya saja.

4. Merendahkan Orang Lain Yang Tidak Sepaham

Bagi orang Islam yang sok tahu, siapa saja yang bertentangan dengan
pendapatnya, segera saja ia menuduh mereka telah melakukan bid’ah, sesat,
meremehkan agama, dan sebagainya. Ia menjadikan dirinya sebagai “Yang Maha
Tahu”, terlalu yakin bahwa pasti pandangan dirinyalah satu-satunya yang
benar, sedangkan pandangan yang lain pasti salah. Padahal, Allah Swt
berfirman: “Janganlah kamu menganggap diri kamu suci; Dia lebih tahu siapa
yang memelihara diri dari kejahatan.” (an-Najm [53]: 32)

5. Menutup Telinga dan Membuang Muka Bila Mendengar Pendapat Lain

Orang yang sok tahu tidak memberi peluang untuk berdiskusi dengan orang
lain. Seolah-olah ia berseru, “Adalah hak kami untuk berbicara dan adalah
kewajiban kalian untuk mendengarkan. Hak kami menetapkan, kewajiban kalian
mengikuti kami. Pendapat kami semuanya benar, pendapat kalian banyak
salahnya.”

6. Suka Menyatakan Pendapat Tanpa Dasar Yang Kuat

Muslim yang sok tahu gemar menyampaikan pendapatnya dengan mengatasnamakan
Islam tanpa memeriksa kuat-lemahnya dasar-dasarnya. Ia suka berkata,
“Menurut Islam begini…. Islam sudah jelas melarang begitu….” dan
sebagainya, padahal yang ia ucapkan sesungguhnya hanyalah, “Menurut saya
begini…. Saya melarang keras engkau begitu….” dan seterusnya.

7. Suka Berdebat Kusir

Setiap berdiskusi ia bertujuan memenangkan perdebatan, bukan mencari
kebenaran.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 September 2010 in Mutiara Nasihat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: